Sekali Panen Capai Rp 500 Juta, Bupati Ahmadi : Jernang Prospek Luar Biasa

Redelong - lingepost.com : Bupati Bener Meriah, Ahmadi, ikut panen buah jernang di Kampung Musara KM 58, Dusun Blang Bertona, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Selasa 16 Januari 2018.

Ahmadi mengatakan buah jernang bagi warga Kecamatan Pintu Rime Gayo dan Gajah Putih bukanlah hal yang baru, namun tidak bagi masyarakat di kecamatan lainnya di Bener Meriah.
Padahal kata, Ahmadi, buah jernang memiliki prospek menjanjikkan bagi petani.

“Budidaya buah jernang merupakan prospek atau peluang usaha bagi masyarakat yang sangat luar biasa, karena tumbuhan ini bisa ditanam tumpang sari dengan tumbuhan lainnya, seperti tanaman kopi dan coklat,” tuturnya.

Pemilik budidaya jernang di lokasi tersebut, Irman, mengaku hasil panen jernang jauh lebih besar dari tanaman lainnya.

Karena itu, Ahmadi, juga meyakini kedepannya jernang akan semakin diminati oleh masyarakat.

"Insya Allah selain kopi Kabupaten Bener Meriah akan memiliki tanaman primadona untuk kedepannya," tutur Ahmadi.

Pemerintah daerah, kata Ahmadi, juga akan mensosialisasikan budidaya jernang kepada masyarakat agar petani di Bener Meriah dapat terbantu untuk membudidayakannya secara benar.

"Seperti milik pak Irman yang kita panen ini usia tanaman jernangnya sudah mencapai lima tahun, dengan luas kebun dua hektar, dengan sekali kutip (memanen) hapir mencapai satu ton setengah, jadi hampir Rp 500 juta sekali panen, ini sangat luar biasa," ujarnya.

Ahmadi berharap kedepannya masyarakat di Bener Meriah juga dapat mengikuti jejak pak Irman selaku petani jernang yang telah meraih keuntungan.

Sementara Irman selaku petani jernang menjelaskan untuk pemasaran hasil panen buah jernang masih cakupan lokal.

"Untuk gelondong harga perkilo Rp 480 ribu. Kalau sudah diolah kualitas nomor satu harga perkilonya mencapai Rp 4 juta," tutur Irman.

 

%d blogger menyukai ini: