Plt Gubernur Aceh Kunjungi Kemukiman Wih Ni Dusun Jamat dan Salurkan Bantuan

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah didamping Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dan Kepala Dinas Sosial Aceh Al Hudri saat tiba di Kemukiman Wih Ni Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu.

Takengon | lingePost : Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengunjungi Kemukiman Wih Ni Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, dalam rangka kegiatan Bulan Bhakti Karang Taruna yang digelar Dinas Sosial Provinsi Aceh, Minggu 30 Maret 2019.

Kemukiman Wih Ni Dusun Jamat merupakan wilayah terpencil di Kabupaten Aceh Tengah. Ini merupakan yang pertama kalinya pejabat Gubernur Aceh mengunjungi wilayah pedalaman tersebut.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh, Al Hudri, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Bulan Bhakti Karang Taruna 2019 tersebut diikuti oleh 18 SKPA dan 1 kegiatan Kementerian Sosial RI yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.

"Kementerian Sosial membantu Sembako. Dinas Sosial Aceh dengan membawa program-program yang ada di DPA Dinsos Aceh Tahun Anggaran 2019," sebut Al Hudri.

Al Hudri menjelaskan bahwa ke 18 SKPA yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut juga menyalurkan bantuan berupa barang dan peralatan yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat.

"BPBA Aceh membantu hygine kit. Dinas PU pengairan membawa alat-alat gotong royong dan 1 unit hydran air. Dinas PUPR membangun jembatan gantung di Nasoh untuk tahun anggaran 2019, sekaligus mendata fasilitas umum menuju Kemukiman Wih Ni Dusun Jamat," tutur Al Hudri.

Selanjutnya Dinas Perkim Aceh juga disebutkan membantu 3 unit hydran air sekaligus mendata rumah penduduk setempat untuk mendapatkan bantuan pembangunan bagi rumah tidak layak huni.

"Dinas Pendidikan Aceh membantu perlengkapan anak sekolah mulai tingkat SD dan SMP. Kominfo Aceh membawa 1 unit mobil HT untuk alat komunikasi beserta tim jar internet," sebutnya.

Kemudian Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh disebut menyalurkan bantuan berupa bibit palawija, bibit kopi robusta, durian, rambutan, dan pinang. Juga pemetaan lokasi pertanian dan perkebunan serta bantuan kawat bronjong dan hand sprayer.

Dinas Kesehatan Aceh mengadakan bhakti kesehatan dengan membawa tenaga medis.

Dinas Registrasi Kependudukan Aceh melaksanakan perekaman/cetak e-KTP, KK, dan Akta Kelahiran Anak.

Dinas Energi Sumber Daya Mineral Aceh melakukan pendataan titik pembuatan sumur bor.

Sat Pol PP/WH Aceh membawa satu pleton personil untuk gotong royong massal dibantu Sat Pol PP/WH Aceh Tengah.

Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh membawa 1 unit mobil box ikan olahan, mendata lahan untuk petani tambak ikan kolam darat di Kemukiman Wih Ni Dusun Jamat.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh memferifikasi dan meninjau kebutuhan untuk komplek pemakaman Reje Linge.

Badan Pendidikan Dayah Aceh menginventarisir dayah tempat pengajian yang memenuhi persyaratan untuk dibangun.

"Dinas Pangan Aceh membawa bantuan pangan dan mendata daerah kawasan mandiri pangan yang berkebetulan program dinas tersebut untuk tahun ini ada di wilayah Kecamatan Linge," tutur Al Hudri.

Lanjutnya, Kesbangpol Aceh membantu buku bacaan wawasan kebangsaan dan sosialisasi bahaya Narkoba.

Bappeda Aceh membantu 2 unit rumah di Kampung Reje Payung dan Kampung Delung Sekunel.

Penyerahan seluruh bantuan tersebut secara simbolis langsung dilakukan oleh Plt Gubernur Aceh Nova Irianysah kepada perwakilan masyarakat penerima bantuan.

Dalam sambutannya Nova Iriansyah menyapaikan bahwa pada kunjungan kerjanya tersebut yang terpenting adalah bagaimana masyarakat setempat bisa menyampaikan tentang kebutuhan pembangunan wilayah tersebut untuk kemajuan di masa mendatang.

"Yang terpenting bukan apa yang kami bawa hari ini. Tapi apa yang perlu kita perbuat untuk kedepannya. Nah untuk itu nanti programnya secara terukur terencana akan disusun oleh dinas-dinas. Yang pasti bapak ibu kalau daerah sudah dikunjungi oleh Gubernur Plt Gubernur dalam hal ini, itu semua ucapannya mengikat, jadi bukan janji-janji aja, harus ditindaklanjuti oleh dinas-dinas," tutut Nova Iriansyah.

 

Reporter : Kurnia Muhadi
Editor :
%d blogger menyukai ini: