Apa Kata Mantan President SCAE Tentang Kopi Gayo?

Laporan : Kurnia Muhadi

Takengon - lingepost.com : Kopi gayo yang biasa saja sudah istimewa dan memenuhi standar kopi Eropa, apalagi untuk kopi gayo yang telah diproses dengan baik hingga menjadi kopi spesialti.

Itulah sekilas ucapan dari mantan Presiden SCAE, Colin Smith, tentang kopi gayo. Menurutnya, kopi gayo memiliki cita rasa yang khas dengan kualitas tinggi dibanding kopi spesialti dari negara lain.

"Dimana pada saat tertentu kopi gayo sangat menyerupai aroma buah-buahan. Saat dicicipi kopi gayo terasa sangat lembut dan sangat layak untuk disebut sebagai kopi terbaik di dunia," kata Colin Smith, kepada lingepost.com, Selasa 17 November 2015.

Colin Smith adalah salah satu pakar kopi dunia yang pernah menjabat pimpinan tertinggi asosiasi kopi eropa, yakni sebagai President of The Specialty Coffee Association of Europe (SCAE).

Saat ini, pria asal Inggris tersebut mendedikasikan hidupnya untuk memberikan edukasi tentang kopi spesialti kepada masyarakat dunia. Ia menghabiskan waktunya untuk terus melakukan penelitian tentang kopi spesialti.

Colin Smith bersama rombongan SCAE tiba di Aceh Tengah, pada Senin 16 November 2015, untuk dapat melihat langsung perkebunan kopi rakyat di daerah ini.

Kunjungan tim SCAE didampingi pihak Badan Investasi dan Promosi Aceh, akan berada di Aceh Tengah selama sepekan, mulai 16 s/d 22 November 2015.

SCAE menjawab kunjungan Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah saat menghadiri ekspo kopi dunia di Gothenburg, Swedia, beberapa waktu lalu, yang digelar oleh asosiasi kopi spesialti tersebut.

Tim SCAE memulai agenda kunjungannya di Aceh Tengah dengan melalukan pertemuan bisnis bersama para eksportir kopi gayo di Takengon, Selasa 17 November 2015.

Disana mereka juga melihat pameran produk kopi yang diproduksi oleh para eksportir, mulai dari kemasan green bean, roasted bean, dan kemasan bubuk.

Selanjutnya, tim melihat langsung perkebunan kopi rakyat di daerah ini bersama Bupati Aceh Tengah Nasaruddin beserta rombongan.

Mereka menyambangi kebun kopi rakyat di kawasan Sp. Kelaping, Lukub Badak, Atang Jungket, Bies Mulie, Bies Penentanan, Blang Gele, Kercing, lalu menikmati keindahan panorama alam Gayo di puncak Al Kahfi Pantan Terong, sembari menikmati hidangan kopi gayo.

SCAE merupakan asosiasi kopi terbesar di dunia saat ini dengan lebih dari 2.600 anggota yang tersebar di berbagai negara.

Pada Juni 2015, asosiasi ini menggelar festival kopi terbesar di dunia bertajuk Brafax World Coffee Expo, di Gothenburg, Swedia, dengan dihadiri oleh ribuan ahli kopi profesional dan para pecinta kopi dari berbagai negara.

%d blogger menyukai ini: