Tim Khattil Qur’an Bener Meriah Berangkat ke Bogor untuk Persiapan MTQ Aceh 2021

Sekda Bener Meriah Hali Yoga melepas keberangkatan Tim Khattil Qur’an menuju Bogor, Jawa Barat, di halaman Setdakab setempat, Rabu (2/6/2021).

Redelong | lingePost - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memberangkatkan sebanyak delapan orang yang tergabung dalam Tim Khattil Qur’an untuk mengikuti bimbingan dan pelatihan kaligrafi Islam di Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/6/2021).

Sekda Bener Meriah Haili Yoga menyampaikan Khattil Qur’an merupakan salah satu cabang yang akan diperlombakan pada MTQ Aceh ke-35 tahun 2021 yang akan berlangsung di Kabupaten Bener Meriah sebagai tuan rumah pada akhir tahun ini.

"Seluruh masyarakat Bener Meriah sangat manuruh harapan besar kepada saudara semua yang akan berangkat, dan di pundak saudara mereka menitipkan impian tersebut supaya Bener Meriah bisa menjadi yang terbaik (Pada MTQ Aceh ke-35)," kata Haili Yoga saat melepas keberangkatan tim di Setdakab setempat.

"Perlu kita ingat bahwa untuk memperjuangkan Kabupaten Bener Meriah menjadi Tuan Rumah MTQ ke-35 Tahun 2021 itu tidaklah mudah, lewat perjuangan yang sangat panjang, dan juga menguras energi serta pikiran untuk memperolehnya, dan itu dilakukan oleh pimpinan kita yaitu Bapak Bupati," ujarnya.

Haili Yoga mengatakan Tim Khattil Qur’an tersebut nantinya akan berlatih di Pesantren Zainun Lilkhatatyin, Bogor, Jawa Barat.

Dia menuturkan bahwa cabang Khattil Qur’an utamanya adalah bertujuan mendidik dan melahirkan para pelukis kaligrafi Islam yang mahir dan profesional, serta memiliki peranan dan fungsi dalam kehidupan individu dan sosial lewat lukisan ayat-ayat Al-Qur'an dengan seni yang indah dan penuh dengan nilai estetika.

"Untuk mencapai suatu keberhasilan tidaklah mudah, karena itu membutuhkan proses, disiplin, ketekunan, keyakinan, dan rasa optimis yang tinggi, disertai doa yang ikhlas," tutur Haili Yoga.

"Kalau itu semua sudah dilakukan Insya Allah apa yang kita harapkan serta apa yang diimpikan oleh masyarakat Bener Meriah mudah-mudahan bisa dikabulkan oleh Allah SWT. Sedangkan masalah menang atau kalah itu soal hasil, yang sangat diutamakan adalah kekompakaan tim dan jangan saling menyalahkan," pesannya.

 

KM