Seru !!! Arung Jeram Keluarga di Sungai Pesangan Takengon

Pengunjung menikmati arung jeram di Sungai Pesangan Lukup Badak Takengon Aceh Tengah. (Foto Gayo Adventure)

Laporan : Ayu Rz

Takengon – lingepost.com : Mendengar olahraga arung jeram bagi sebagian orang mungkin akan terpikir bahwa ini permainan penuh tantangan yang memacu adrenalin.

Tapi di sini, melakukan arung jeram menjadi sangat menyenangkan. Anda bisa bermain perahu karet sembari memandang indahnya panorama alam atau sekaligus merasakan sensasi berenang di aliran sungai sembari mengapung menggunakan rompi karet tanpa takut tenggelam.

Arung jeram memang tak selalu harus se ekstrem yang dilakukan para atlet. Di wahana wisata Arung Jeram Lukup Badak Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, olahraga yang satu ini dikemas menjadi sangat menyenangkan untuk bisa dilakukan oleh siapa saja.

Di sini para orangtua juga bisa memboyong anak-anak untuk ikut bermain perahu karet bersama mengarungi aliran sungai Wih Pesangan menempuh perjalanan sepanjang 4,5 kilometer.

Ada banyak hal menarik di sini yang tersaji dari kekayaan alam yang akan membuat siapa saja betah untuk berlama-lama di tempat ini.

Ekosistem sungai di sini masih menjadi rumah bagi banyak jenis hewan, seperti jenis burung panca warna khas Dataran Tinggi Gayo, biawak raksasa dengan kebiasaannya berjemur di atas bebatuan di sepanjang aliran sungai, dan tentunya bentangan panorama alam mulai dari hamparan persawahan, perkebunan kopi rakyat, atau lokasi pertanian tanaman palawija masyarakat di sana yang menjadi sumber pendapatan ekonomi mereka, menjadi bagian-bagian menarik dari sajian alam negeri yang elok dipandang mata sepanjang perjalanan mengarungi rute arung jeram.

Biawak raksaaa berjemur di bebatuan di sepanjang aliran Sungai Pesangan. Foto Darmawan Masri

 

Anda juga dapat menyaksikan aktifitas nelayan mencari ikan serta berbagai pemandangan menarik lainnya selama berpetualang di lokasi wisata yang satu ini.

Semua hal menarik itu dapat dinikmati dengan sangat leluasa dari atas perahu karet yang meluncur mengikuti arus sungai tanpa rintangan berarti.

Arung jeram di sini memang dikemas sebagai wahana wisata fun rafting atau arung jeram keluarga dengan tingkat kesulitan arus sungai berada pada grade 1-2 sebagai lokasi yang cocok untuk bersenang-senang bersama kerabat dan anak-anak.

Pengelola wahana ini, Afrizal AR, menuturkan walaupun tingkat rintangan arung jeram di sini relatif mudah, namun pihak pengelola tetap mewajibkan kepada pengunjung untuk didampingi pemandu (Skipper) profesional dalam setiap melakukan petualangan arung jeram.

Para skipper yang bertugas di sini juga tak tangung-tangung, mereka adalah para atlet berprestasi di bidang olahraga arung jeram dari Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Aceh Tengah.

“Untuk safety tetap kita utamakan walaupun di sini tingkat kesulitan arus sungainya hanya pada grade 1-2,” tutur Afrizal, Minggu 1 April 2018.

Demi memastikan kenyamanan dan keselamatan setiap pengunjung, kata Afrizal, pihak pengelola wahana di sini turut melengkapi berbagai peralatan keamanan yang diperlukan seperti life jacket, helm, dan dry bag.

Wahana wisata ini memang dikelola dengan baik oleh Koperasi Jasa Wisata Alam Gayo bekerjasama dengan FAJI Kabupaten Aceh Tengah sejak mulai dibuka untuk umum pada pertengahan November 2017.

Lokasinya pun hanya berjarak 7,5 Km dari pusat kota Takengon, ibu kota Kabupaten Aceh Tengah atau tepatnya di kawasan Kampung Lukup Badak, Kecamatan Pegasing.

Jarak yang dekat dari pusat kota tentunya memberi nilai lebih bagi wahana wisata yang satu ini. Pengunjung tak perlu lagi repot menjangkau lokasi sulit hanya untuk ber arung jeram.

Yushar, pengunjung dari Kota Banda Aceh kepada wartawan mengaku ber arung jeram di sini sangat menyenangkan karena bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga termasuk anak-anak.

“Kami datang rombongan ada lima mobil. Bagus di sini, seru bisa bawa anak-anak. Untuk kita memang sudah pingin yang lebih menantang, tapi kalau sudah rame-rame gini seru juga,” tutur Yushar, Minggu.

Pengunjung ini mengaku khusus melancong ke Aceh Tengah memanfaatkan hari libur untuk menikmati panorama alam Dataran Tinggi Gayo termasuk mencoba petualangan perahu karet di lokasi arung jeram Lukup Badak.

“Itu kalau bisa dibanyakin lagi rumah singgahnya supaya pengunjung bisa leluasa istirahat,” kata Yushar.

%d blogger menyukai ini: