Rafly Kande Nyanyikan Lagu Berbahasa Gayo Dalam Album Terbaru Ciqita Band

Laporan : Kurnia Muhadi

Takengon - lingepost.com : Seniman ternama Aceh, Rafly Kande, akan meramaikan kancah musik etnik di Dataran Tinggi Gayo dengan berkolaborasi menyanyikan lagu "Urang Uten" di dalam album terbaru Ciqita Band.

Lagu berbahasa Gayo tersebut tidak menjadi kendala bagi Rafly untuk bisa ikut menyanyikannya. Kolaborasi ini tambah menarik karena Rafly juga menuangkan syair-syair berbahasa Aceh di dalam lagu tersebut.

Personil Ciqita Band Win Tonara atau akrab disapa Ecek (Vokalis) kepada lingepost.com mengatakan penggarapan album kolaborasi tersebut sudah dimulai dan ditargetkan sudah beredar luas ditengah masyarakat pada awal Agustus 2016.

"Beliau (Rafly Kande) sangat suport dengan kreatifitas anak muda. Sekaligus beliau ingin membuat satu referensi tentang lagu-lagu daerah," kata Ecek saat berbincang bersama lingepost.com, Minggu 10 Januari 2016.

Lagu "Urang Uten" merupakan lagu ciptaan Alm To'et. Dia adalah sang maestro ternama di Dataran Tinggi Gayo. Nama besar Alm To'et juga menjadi alasan tersendiri mengapa Rafly Kande tertarik berkolaborasi dalam lagu tersebut yang akan dibawakan kembali oleh Ciqita Band.

"Rafly sangat mengidolakan Alm To'et. Dan ini merupakan kolaborasi pertama Rafly dengan musisi daerah di Aceh," ujar Ecek.

Lanjutnya, para personil Ciqita Band sudah melakukan pengambilan gambar bersama Rafly untuk pembuatan video klip lagu "Urang Uten".

Pengambilan gambar dilakukan di dua tempat berbeda. "Pertama kita ambil gambar di Banda Aceh tahun 2013. Dan pengambilan gambar yang kedua kita lakukan baru-baru ini di Bur Gayo (Takengon)," sebutnya.

Ecek menambahkan bahwa kesepakatan untuk berkolaborasi bersama Rafly Kande sudah terjalin sejak tahun 2009, ketika Rafly berkunjung ke Takengon.

"Jadi awalnya kita satu panggung dengan Rafly di Central Kupi dulu. Disitu awal perkenalan kita. Rafly datang (Ke Takengon) untuk pembuatan film Janji Sang Pemberani."

"Saat itu Rafly mengaku betul-betul mengidolakan To'et sebagai seorang musisi, karena lagu-lagu Alm Toet menurutnya sangat khas dan menarik," kata Ecek.

Lebih jauh, Ecek, menjelaskan bahwa Rafly Kande sebagai seniman musik etnik Aceh yang sudah memiliki sepak terjang di kancah internasional, juga sangat menaruh perhatian untuk perkembangan lagu-lagu Gayo agar dapat dipromosikan secara global. 
 
Ecek menyebut, sosok Rafly yang kini juga menjabat Anggota DPD RI untuk mewakili masyarakat Aceh di tingkat nasional, akan punya banyak kesempatan untuk memperomosikan lagu etnik Gayo di mata dunia.

"Dia (Rafly) selalu bilang lagu-lagu Gayo sangat menarik, hanya kurang dipromosikan."

"Jadi dengan dia masuk di ablum ini, inilah jembatan dia untuk bisa mempromosikan lagu etnik Gayo ke mata dunia. Karena Rafly selama ini memang dikenal sebagai seniman lagu etnik dan sudah sering mengikuti berbagai event musik etnik di tingkat internasional," sebut Ecek.

Sementara, Ciqita Band, adalah band musik etnik Gayo di Aceh Tengah yang dalam hal ini mendapat dukungan langsung dari sosok, Rafly Kande, untuk dapat menelurkan album terbaru mereka tahun ini.

Band ini berencana menuangkan 8 lagu Gayo di dalam album berjudul "Ulakmi ku Gayo" dan lagu "Urang Uten" yang berkolaborasi dengan Rafly Kande, akan menjadi lagu andalan mereka di album tersebut.

Ciqita Band saat ini diperkuat oleh 5 personil yang merupakan para musisi muda berbakat di Aceh Tengah. Mereka adalah Win Tonara/Ecek (Vokal), Eddy Eka Saputra (Drum/Arr), Dedy Muloniara (Bass), Rika Supriandi (Keybord), dan Fandi Oktafian (Gitar/Arr).
 
Band ini telah berdiri sejak tahun 2003 di Takengon. Awalnya Ciqita Band memiliki 14 personil, namun seiring waktu mengalami perubahan struktur baik dari jumlah dan pergantian personilnya.

Baru-baru ini, usai pengambilan gambar untuk pembuatan video klip lagu "Urang Uten" bersama Rafly Kande di lokasi Bur Gayo, kedua pihak mendapat kesempatan untuk kembali berada di satu panggung, dalam sebuah acara pentas seni yang berlangsung di halaman Gedung Oleh Seni (GOS) Takengon, pada Jumat 8 Januari 2016.

Saat itu, Ciqita Band dan Rafly Kande langsung mempromosikan lagu kolaborasi mereka berjudul "Urang Uten" dengan membawakannya seperti yang akan ada di album "Ulakmi ku Gayo".

Diatas panggung, Rafly, tampak ikut bernyanyi berbahasa Gayo sekaligus membacakan syair-syair berbahasa Aceh disela lagu yang mereka bawakan, sesuai format kolaborasi mereka untuk lagu "Urang Uten" di album terbaru Ciqita Band.

%d blogger menyukai ini: