PWI Aceh Tengah gelar Pelatihan Jurnalistik Pena Gayo Untuk Pilkada Damai

Pelatihan Jurnalistik Pena Gayo Untuk Pilkada Damai dibuka oleh Asisten II Setdakab Aceh Tengah Amir Hamzah di Lumbung Coffee Shop Takengon.

Laporan : Hafiz Mirsada

Takengon – lingepost.com : Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Tengah menggelar pelatihan jurnalistik yang mengangkat tema Pena Gayo Untuk Pilkada Damai, Minggu 20 November 2016.

Pelatihan berlangsung sehari di Lumbung Coffee Shop Takengon diikuti oleh puluhan wartawan se-Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah serta perwakilan sejumlah organisasi mahasiswa dan Bagian Humas setiap instansi pemerintahan di Aceh Tengah.

Ketua Panitia Pelaksana, Mahyadi, mengatakan pelatihan tersebut juga diikuti oleh perwakilan Bagian Penerangan Kodim 0106/Aceh Tengah dan Humas Polres Aceh Tengah sebagai peserta.

PWI Aceh Tengah menghadirkan tiga pemateri yaitu Iranda Novandi (Direktur Diklat PWI Aceh/Wartawan Harian Analisa), Julihan Darussalam (Penasehat PWI Aceh Tengah/Wartawan Harian Analisa), dan Bahtiar Gayo (Penasehat PWI Aceh Tengah/Wartawan Harian Waspada).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt Bupati Aceh Tengah yang diwakili oleh Asisten II Setdakab Aceh Tengah Amir Hamzah.

Dalam sambutannya, Amir Hamzah, menyampaikan bahwa wartawan memiliki peran yang sangat besar  untuk menciptakan Pilkada Damai yang diharapkan oleh semua pihak.

“Untuk itu kepada para narasumber atau pemateri kami sangat mengharapkan, berikanlah masukkan, saran pendapat, berikanlah meteri yang benar-benar, sehingga materi yang saudara-saudara sampaikan kepada peserta pada hari ini adalah materi yang betul-betul bisa menyejukkan, bisa menenangkan, bisa mengurangi potensi konflik yang terjadi di dua kabupaten ini, Aceh Tengah dan Bener Meriah,” tutur Amir Hamzah.

Dia juga berharap kepada para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut untuk dapat serius menimba pengetahuan yang disampaikan oleh para pemateri, sehingga berguna untuk meningkatkan kapasitas serta kemampuan diri sebagai seorang jurnalis.

“Kepada para peserta yang ikut pelatihan pada hari ini, supaya pelatihan ini berjalan dengan baik sesuai dengan yang diinginkan oleh panitia, maka keseriusan saudara kami sangat berharap. Artinya, kegiatan yang dilaksanankan pada hari ini sangat kami harapkan dapat menambah sedikit pengetahuan saudara atau menambah sedikit teknis penulisan yang anda punyai sehingga tulisan yang anda hasilkan itu bisa menyejukkan, bisa membuat semakin damainya tahapan Pilkada di dua kabupaten ini,” ujarnya.

Sementara, Ketua PWI Aceh Tengah, Jurnalisa, dalam sambutannya juga mengajak seluruh pekerja pers di Aceh Tengeh dan Bener Meriah untuk tetap menjaga independensi dalam masa tahapan Pilkada 2017 berlangsung.

“Pers itu berada ditengah-tengah, tidak berada diantara kepentingan para kandidat, mungkin itu poin yang perlu kita catat. Mungkin jika ada keterlibatan kawan-kawan di salah satu tim sukses, itu kalau bisa mengundurkan diri dulu dari kewartawanan, tinggalkan dulu media, tanggalkan dulu kartu pers, baru bisa masuk ke salah satu tim sukses,” tutur Jurnalisa.

“Karena kalau wartawan juga terlibat ke salah satu tim sukses, tentu ini di suatu saat akan  memperkeruh suasana pemberitaan. Itu mungkin inti yang perlu saya tegaskan. Maka jadilah wartawan yang sejati, menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat,” ujarnya.

%d blogger menyukai ini: