Petugas pos perbatasan diminta selalu siaga periksa setiap orang masuk ke Aceh Tengah

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Aceh Tengah Samsuddin (Kiri) bersama sejumlah Anggota DPRK lainnya meninjau Pos Penanganan COVID-19 di wilayah perbatasan Kecamatan Celala, Senin.

Takengon | lingePost - Sejumlah Anggota DPRK Aceh Tengah meninjau Pos Penanganan COVID-19 di wilayah perbatasan Kecamatan Celala sebagai salah satu pintu masuk ke Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam hal ini para petugas jaga di setiap pos perbatasan diharap selalu siaga melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang yang akan memasuki Aceh Tengah.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Aceh Tengah Samsuddin yang turut serta dalam kunjungan tersebut mengatakan setiap orang dari luar daerah harus tetap diperiksa secara intensif.

Samsuddin mengajak semua pihak untuk bersama-sama dapat mengantisipasi dan mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Aceh Tengah.

"Setiap orang dari luar daerah harus dicek dulu sesuai SOP yang berlaku," kata Samsuddin disela kunjungannya, Senin.

Samsuddin bersama Ketua Komisi D DPRK Aceh Tengah Jihar Firdaus dan Anggota DPRK yakni Fauzan dan Ismail dalam kunjungan tersebut juga meminta agar petugas pos perbatasan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan warga yang baru pulang dari luar negeri.

Menurutnya hal itu bisa terjadi pada kepulangan TKI ilegal yang menempuh jalur melewati wilayah Aceh Tengah.

"Kami menekankan agar ada pengawasan khusus terhadap TKI yang berkemungkinan pulang melalui jalur tikus, karena akses tersebut bisa terjadi melalui jalur ini," sebut Samsuddin.

Samsuddin memeriksa fasilitas tempat cuci tangan di pos perbatasan Celala
Samsuddin memeriksa fasilitas tempat cuci tangan di pos perbatasan Celala

Selain itu dalam upaya percepatan penanganan COVID-19 di Aceh Tengah, Samsuddin juga mengharapkan agar setiap pos perbatasan mendapatkan fasilitas yang maksimal.

Hal itu seperti untuk ketersediaan APD yang memadai dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan.

"Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk ini, agar ketersediaan APD dan fasilitas pos dapat dimaksimalkan," ucap Samsuddin.

 

 

Hfz
%d blogger menyukai ini: