Buka Pelatihan Jurnalistik, Amir Hamzah : Wartawan Punya Peran Besar untuk Terwujudnya Pilkada Damai

Pelatihan Jurnalistik Pena Gayo Untuk Pilkada Damai dibuka oleh Asisten II Setdakab Aceh Tengah Amir Hamzah di Lumbung Coffee Shop Takengon.

Laporan : Kurnia Muhadi

Takengon – lingepost.com : Asisten II Setdakab Aceh Tengah, Amir Hamzah, menyampaikan bahwa wartawan memiliki peran besar untuk terwujudnya Pilkada Damai di masa tahapan Pilkada 2017 berlangsung.

Hal itu disampaikan, Amir Hamzah, saat membuka kegiatan Pelatihan Jurnalistik Pena Gayo Untuk Pilkada Damai yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tengah di Lumbung Coffee Shop Takengon, Minggu 20 November 2016.

Dia mengharapkan dengan terselenggaranya pelatihan tersebut nantinya semakin meningkatkan kapasitas dan kemampuan wartawan di Aceh Tengah dan Bener Meriah hingga mampu berkontribusi untuk mewujudkan Pilkada damai di kedua daerah tersebut.

“Ada banyak faktor yang sangat menentukan, yang dalam hal ini saya berani menyatakan bahwa peran wartawan, peran penulisan, sangat besar korelasinya dengan keadaan damai yang kita inginkan,” tutur Amir Hamzah dalam sambutannya pada pembukaan Pelatihan Jurnalistik Pena Gayo Untuk Pilkada Damai.

“Kenapa hal ini dapat kami sampaikan, bahwa berita atau informasi yang dihasilkan seorang wartawan sangat menentukan situasi yang berkembang. Untuk itu, kami sangat berharap bahwa apa yang saudara tulis, apa yang saudara hasilkan itu bisa dapat menyejukkan kondisi sampai dengan tahapan Pilkada ini berlangsung,” ujarnya.

Menurut, Amir Hamzah, gejolak dalam masa tahapan Pemilukada biasa terjadi, namun hal itu tidak harus sampai merusak kedamaian ditengah masyarakat.

“Sebagaimana yang disampaikan oleh PWI Aceh Tengah (Jurnalisa) tadi bahwa dua kali, dua masa, pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Aceh Tengah menyisakan catatan hitam untuk kita, berakhirnya di Mahkamah Konstitusi. Kita berharap, kalaupun itu terjadi tapi secara damai, tidak terjadi konflik sesama kita, tidak terjadi konflik sesama pasangan calon, itu yang kita harapkan,” tuturnya.

“Jadi untuk itu, peran serta dari para rekan-rekan saya yang mengikuti pelatihan pada hari ini dapat memberikan suasana kesejukkan, minimal mengurangi ketegangan, minimal dapat mengurangi potensi-potensi konflik yang bisa terjadi akibat tahapan-tahapan Pemilukada ini,” ujar Amir Hamzah.

Pelatihan berlangsung sehari di Lumbung Coffee Shop Takengon diikuti oleh puluhan wartawan se-Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Selain itu, pelatihan juga diikuti oleh perwakilan sejumlah organisasi mahasiswa dan Bagian Humas setiap instansi pemerintahan di Aceh Tengah, serta perwakilan Penerangan Kodim 0106/Aceh Tengah dan Humas Polres Aceh Tengah.

PWI Aceh Tengah menghadirkan tiga pemateri yaitu Iranda Novandi (Direktur Diklat PWI Aceh/Wartawan Harian Analisa), Julihan Darussalam (Penasehat PWI Aceh Tengah/Wartawan Harian Analisa), dan Bahtiar Gayo (Penasehat PWI Aceh Tengah/Wartawan Harian Waspada).

%d blogger menyukai ini: