Pertama di Aceh Tengah, Calon Bupati Bedah Visi Misi Langsung Dengan Elemen Masyarakat

Diskusi Anak Negeri bersama Usman-Bukri berlangsung di Gedung Olah Seni Takengon

Laporan : Kurnia Muhadi

Takengon – lingepost.com : Diskusi Anak Negeri (DAN) yang digagas oleh LSM Gerakan Rakyat Banyak (Gerbak) untuk membahas dan membedah visi misi pasangan Usman Nuzuli-Bukri sebagai kandidat calon bupati peserta Pilkada Aceh Tengah tahun 2017 langsung dihadapan elemen masyarakat, disebut menjadi yang pertama di Aceh Tengah.

Sebagai Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Usman Nuzuli-Bukri, mempersilahkan masyarakat yang hadir dalam kegiatan bedah visi misi tersebut untuk bertanya, memberi saran, kritikan, dan berdialog langsung, sehingga kegiatan yang digelar tidak sebatas hanya untuk mendengarkan pemaparan visi misi dari sang calon bupati.

Pemandu acara Maharadi dan Mahlizar Safdi menyebut kegiatan itu adalah yang pertama sekali dalam sejarah Pemilukada di Aceh Tengah, dimana ada kandidat pasangan calon yang secara khusus mengundang berbagai elemen masyarakat untuk membedah visi misi-nya dalam forum terbuka.

Kegiatan bedah visi misi Usman-Bukri berlangsung di Gedung Olah Seni Takengon, Senin 28 November 2016.  Masyarakat yang hadir disana tampak antusias dalam memberikan saran, masukan, kritikan, bertanya, dan berdialog dengan kandidat nomor urut 1 tersebut.

Koordinator Gerbak, Fauzi Ramadhan, sebagai pihak penyelenggara mengatakan bahwa bedah visi misi pasangan Usman-Bukri bertujuan agar masyarakat lebih mendapatkan informasi tentang siapa dan apa yang akan diperjuangkan si calon tersebut, sebelum masyarakat menentukan pilihannya.

“Jadi semua elemen masyarakat kita undang, apakah nantinya mereka milih (Usman Bukri) atau tidak gak masalah. Tujuan kita hanya agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang cukup tentang calon pemimpinnya, sebelum menentukan pilihan,” tutur Fauzi Ramadhan.

Dalam kegiatan tersebut, pasangan yang maju dari jalur independen ini juga memaparkan program kerja mereka yang merumuskan pembangunan Aceh Tengah dalam Empat zona, jika nantinya terpilih memimpin Aceh Tengah untuk lima tahun kedepan.

usman-3

 

%d blogger menyukai ini: