Khalisuddin Terpilih Jabat Sekjen FPDLT Periode 2016-2019

Laporan : Hafiz Mirsada

Takengon - lingepost.com : Khalisuddin terpilih menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Penyelamatan Danau Lut Tawar (FPDLT) dalam pemilihan yang digelar di Oproom Setdakab Aceh Tengah, Sabtu 3 Desember 2016.

Pemilihan digelar dengan memunculkan Lima calon Sekjen yang kemudian dipilih oleh tim formatur.

Tim Formatur pemilihan Sekjen FPDLT
Tim Formatur pemilihan Sekjen FPDLT

Mekanisme pemilihan seperti ini menjadi kesepakatan forum setelah melalui pembahasan tatacara pemilihan yang sempat memunculkan beberapa opsi.

Para kandidat calon Sekjen FPDLT yakni Imransyah Efendi, Zam-zam Mubarak, Idrus Sahputra, Mamad, termasuk Khalisuddin sebelumnya diberi kesempatan untuk menyampaikan pemaparan visi misi dalam forum tersebut.

Khalisuddin akhirnya terpilih berdasarkan keputusan tim formatur yang diketuai, Djumhur Abubakar, sebagai Sekjen FPDLT periode sebelumnya.

Dalam sambutannya usai terpilih, Khalisuddin, turut mengajak semua pihak untuk peduli Danau Lut Tawar.

Menurutnya, ada banyak pekerjaan yang harus segera dilakukan demi menyelamatkan danau tersebut dari ancaman kerusakan lingkungan.

Pria yang juga dikenal sebagai jurnalis dan pimpinan media online lintasgayo.co ini mengaku akan memulai tugasnya sebagai Sekjen FPDLT dengan terlebih dahulu merumuskan AD/ART organisasi, serta membentuk struktur kepengurusan yang baru di bawah kepemimpinannya.

Serah terima jabatan dari Sekjen FPDLT periode lama Djumhur Abubakar didampingi Tim Formatur kepada Sekjen terpilih Khalisuddin
Serah terima jabatan dari Sekjen FPDLT periode lama Djumhur Abubakar didampingi Tim Formatur kepada Sekjen terpilih Khalisuddin

"Ini agar organisasi bisa segera bekerja dan berjalan baik kedepannya. Kita juga menginginkan semua pihak bisa menaruh kepedulian besar terhadap kelestarian Danau Lut Tawar sebagai ikon daerah yang patut kita jaga bersama," tutur Khalisuddin.

Sebelum pemilihan Sekjen yang baru, FPDLT juga menggelar diskusi pembahasan rancangan qanun Danau Lut Tawar sebagai payung hukum penyelamatan danau.

Diskusi ini dipimpin langsung oleh Sekjen FPDLT periode lama, Djumhur Abubakar, dengan menghadirkan pakar lingkungan dari WWF Aceh sebagai narasumber.

khalis-2

%d blogger menyukai ini: