Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tengah Melonjak 131 Kasus

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar memimpin rapat evaluasi penanganan COVID-19 di Oproom Setdakab setempat, Jumat (4/6/2021).

Takengon | lingePost - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tengah dr Yunasri mengatakan kasus konfirmasi positif Covid-19 di daerah itu melonjak signifikan dalam dua bulan terakhir.

Lonjakan kasus tertinggi kata dia terjadi pada sepanjang Mei 2021. Hal ini disampaikan Yunasri pada rapat evaluasi penanganan Covid-19 bersama Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar di Oproom Setdakab setempat, Jumat (4/6/2021).

"Terjadi lonjakan kasus positif yang luar biasa, di mana pada bulan April jumlah kasus positif sebanyak 56 kasus, dan pada akhir Mei telah menjadi 131 kasus. Artinya meningkat lebih dari seratus persen," sebut Yunasri.

Menurutnya tingginya peningkatan kasus positif dan angka kematian akibat COVID-19 di Aceh Tengah pada periode tersebut bahkan lebih tinggi dari persentase nasional saat ini.

Karena itu menanggapi situasi tersebut Buapati Aceh Tengah Shabela Abubakar memimpin langsung rapat evaluasi bersama semua pihak terkait guna lebih meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap pandemi ini.

Shabela menegaskan agar tim Satgas dari setiap tingkatan termasuk pihak RSUD dan Dinas Kesehatan untuk dapat saling berkoordinasi dan bersinergi sehingga upaya penanganan yang dilakukan dapat berjalan baik seperti yang diharapkan, termasuk penerapan PPKM-Mikro saat ini.

Selain itu Shabela juga menekankan agar langkah-langkah pencegahan dan pembatasan di tengah masyarakat dapat terus dilakukan lebih masif lagi dengan sosialisasi atau pun tracing.

"Ini penting ya, karena dari laporan dan pantauan yang kami lakukan, lonjakan kasus positif ini sebagian besar dari klaster keluarga," kata Shabela Abubakar.

Bupati ini juga menyampaikan dalam waktu dekat akan menerbitkan Surat Edaran Bupati untuk lebih memperkuat dan optimalisasi penanganan COVID-19 di daerah itu.

Hal itu kata dia juga sebagai tindaklanjut dari Instruksi Mendagri dan Gubernur Aceh dalam hal merespon peningkatan kasus COVID-19 saat ini.

"Masukan dalam rapat ini akan kami tuangkan dalam Surat Edaran Bupati. Harapan kami tolong Edaran ini disosialisasikan dengan baik di tengah-tengah masyarakat kita," tutur Shabela.

 

 

KM

 

%d blogger menyukai ini: