Gubernur Irwandi Kunjungan Kerja ke Bener Meriah

REDELONG - LINGE POST : Pesawat pribadi Gubernur Aceh drh. Irwandi Yusuf, M. Sc. mendarat secara sempurna di landasan pacu bandar udara Rembele Bener Meriah Mingggu (29/10).

Kedatangan orang nomor satu di tanah rencong ini adalah rangkaian kunjungan kerja beliau ke beberapa kabupaten/kota yang ada di Aceh dalam rangka evaluasi terhadap penyelesaian sejumlah paket proyek pembangunan yang bersumber dari dana OTSUS maupun APBA di seluruh kabupaten/kota yang ada di Aceh termasuk di Kabupaten Bener Meriah.

Pak Irwandi begitu sapaan akrab beliau, sebenarnya dijadwalkan tiba di Bener Meriah Sabtu (28/10) kemarin sekira pukul 17.00 Wib setelah terbang dari kota Langsa, namun karena cuaca yang kurang bersahabat akhirnya beliau memutuskan mendarat di bandara Malikulsaleh Lhokseumawe dan baru tiba di Bener Meriah pagi tadi sekira pukul 08.00 Wib. Dalam lawatan kunjungan kerjanya kali ini beliau didampingi dr. Taqwallah, M. Kes selaku Ketua P2K Aceh.

Tiba di Bandar Udara Rembele Tgk. Agam panggilan akrab lain beliau langsung disambut Bupati Bener Meriah Ahmadi, SE, Sekretaris Daerah Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM dan sejumlah perangkat daerah kabupaten Bener Meriah lainnya dan kemudian langsung mengadakan pertemuan dengan sejumlah Kepala SKPK dijajaran pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah yang mengelola OTSUS maupun APBA.

Rapat yang dibuka langsung Sekda Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM ini diawali oleh paparan dari Ketua P2K Aceh dr. Taqwallah, M. Kes dan kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dan arahan Gubernur Aceh ini sekaligus mengevaluasi dan memberi masukan terhadap pelaksanaan paket kegiatan yang menurut beliau progres pengerjaannya tergolong lambat dan dikhawatirkan akan tidak selesai tepat waktu seiring dengan batas waktu pelaksanaan kegiatan yang hanya tinggal sebulan setengah lagi, dan pada arahannya beliau juga mengingatjan agar seluruh paket kegiatan harus sudah selesai paling lambat per 15 Desember 2017 dan bila tidak dengan sangat menyesal dan berat hati kontraknya harus diputus, ungkap beliau.

Oleh karena itu beliau berharap agar jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah melalui SKPK harus proaktif mengingatkan rekanan atau pihak yang mengerjakannya.
Disisi lain Bupati Bener Meriah Ahmadi, SE dalam sambutanya memaparkan beberapa kendala dan penyebab keterlambatan pengerjaan atau realisasi beberapa paket OTSUS maupun APBA yang ada di daerah berhawa sejuk dan penghasil kopi arabika terbesar di Indonesia ini, baik kendala secara tekhnis maupun non teknis. Tentunya pinta beliau sebelum batas waktu yang telah ditentukan itu pengerjaan seluruh paket-paket tersebut dapat terselesaikan, bila tidak maka kita ikuti aturan dan ketentuan yang berlaku, imbuhnya.

Sebelumnya atas permintaan Bapak Gubernur, salah seorang yang mewakili DPRK Bener Meriah untuk menyampaikan sambutan, untuk itu Bupati Bener Meriah mempersilakan Anggota DPRK Edi Zulkifli untuk mewakili karena selain beliau tidak ada satu unsur Pimpinan dan Anggota DPRK Bener Meriah yang hadir dalam pertemuan tersebut. Edi demikian biasa disebut menyampaikan harapan yang tak jauh berbeda, dimana agar pihak-pihak terkait dengan paket-paket kegiatan yang dikhawatirkan bermasalah ini proaktif dan mensiasati bagainana upaya dan strategi yang dilakukan agar dapat terselesaikan dengan baik dan tuidak bermasalah.

Diakhir pertemuan pak Irwandi berharap agar semua kita dapat bekerja secara jujur dan ikhlas, jangan justru sebaliknya, sehingga dapat menghambat proses pembangunan di Aceh secara keseluruhan. Beliau juga mengingatkan jajaran eksekutif dan legeslatif baik di provinsi maupun seluruh Kabupaten/Kota di seluruh Aceh merubah pola dan cara-cara yang selama ini kurang baik dalam merencanakan dan mengerjakan pembangunan agar Aceh ini cepat maju dan sejahtera.

Selesai pertemuan, rombongan mengunjugi beberapa pengerjaan proyek OTSUS /APBA diantara pengerjaan renovasi SMPN 1 Bukit dan pengerjaan proyek jalan Bandara Rembele tembus Simpang Kebayakan Aceh Tengah seterusnya Rombongan Gubernur menuju Kabupaten Aceh Tengah dalam tujuan yang sama. (rel)

%d blogger menyukai ini: