Wisata di Aceh Tengah Diharap Dikemas Sesuai Kebutuhan Wisatawan

Pelatihan peningkatan SDM kepariwisataan di Aula Hotel Renggali Takengon, Rabu (4/11/2020)

Takengon | lingePost - Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah memberikan pelatihan kepada para pelaku atau pengelola usaha wisata serta kelompok sadar wisata di daerah itu agar kedepannya mampu mengemas paket wisata unggulan sesuai kebutuhan wisatawan.

Kasi Pemberdayaan Lembaga Masyarakat Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah Laini Diana S.Sos mengatakan pada pelatihan tersebut pihaknya khusus mendatangkan pemateri yang ahli di bidangnya untuk dapat berbagi ilmu dan pengetahuan kepada peserta pelatihan.

"Jadi Pelatihan Peningkatan Kualitas Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Kapasitas Pelaku Usaha Kepariwisataan ini kita mengundang narasumber dari Sekolah Tinggi Mataram yaitu ibu Ihyana Hulfa M.par dengan materi pengantar pariwisata ramah pengunjung dan pemasaran destinasi wisata di era digital. Juga materi tentang SDM pariwisata, dan tentang partisipasi masyarakat lokal," kata Laini Diana di sela kegiatan pelatihan di Aula Hote Renggal Takengon, Rabu (4/11/2020).

"Kemudian ada juga narasumber Pak Ander Sriwi Mpar dengan materi perencanaan penghitungan paket wisata dan bagaimana teknik memandu wisata," sebutnya.

Laini Diana menyampaikan tujuan dari pelatihan tersebut sangat diharapkan agar SDM pariwisata di Aceh Tengah dapat terus meningkat, sehingga terus mampu berinovasi dan mengemas paket wisata unggulan sesuai keinginan pengunjung.

Selain itu jelasnya pada industri pariwisata di Aceh Tengah, selain mengandalkan keindahan panorama alam dan nama besar kopi Gayo, juga masih harus memaksimalkan pelayanan terbaik kepada pengunjung.

"Karena industri pariwisata itu memiliki dua produk, yaitu produk nyata yang bisa dilihat dan produk pelayanan. Jadi bagaimana kita memberikan pelayanan prima terhadap wisatawan kita," tuturnya.

Lanjutnya di era digilat saat ini para pelaku atau pengelola usaha pariwisata juga diharap mampu untuk memasarkan produk dengan memanfaatkan media sosial.

"Jadi kita juga sangat mengharapkan adanya partisipasi masyarakat dalam pengembangan dan mempromosikan wisata daerah kita," ujarnya.

 

Hafiz M

 

%d blogger menyukai ini: