Tolak Tambang Emas di Linge, Massa Demo ke DPRK

Aksi unjukrasa di DPRK Aceh Tengah, Senin. Massa menyuarakan penolakan terhadap tambang emas di Linge.
Sempat terjadi kericuhan dalam aksi unjukrasa ini hingga mengakibatkan satu orang peserta aksi mengalami cidera dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Takengon | lingePost : Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Adat Gayo Menolak Tambang (Amanat) menggelar aksi unjukrasa di DPRK Aceh Tengah, Senin 8 April 2019.

Aksi tersebut menyuarakan penolakan masyarakat Gayo terhadap rencana penambangan emas di wilayah Linge oleh dua perusahaan yakni PT Linge Mineral Resource dan PT Takengon Mineral Resource yang dianggap akan berdampak pada kerusakan lingkungan.

Massa memulai aksi dengan melakukan orasi di Bundaran Simpang Takengon lalu berpindah ke Gedung DPRK Aceh Tengah.

Ketua DPRK Aceh Tengah Ansarudin Syarifuddin Naldin sempat menemui massa di halaman gedung dewan dan meminta waktu untuk dirinya dapat menghubungi pihak pemerintahan terkait tuntutan massa.

Sempat terjadi kericuhan dalam aksi unjukrasa ini hingga mengakibatkan satu orang peserta aksi mengalami cidera dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Beberapa kali massa juga tampak terlibat saling dorong dengan pihak keamaan.

Ditengah aksi massa juga sempat mendatangi Kantor Bupati Aceh Tengah yang hanya bersebelahan dengan gedung dewan untuk tujuan hendak meminta penjelasan langsung dari Bupati Shabela Abubakar.

Namun massa hanya ditemui oleh Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus. Dia menyampaikan bahwa bupati sedang tidak berada di tempat.

Karena itu massa akhirnya kembali ke gedung dewan. Setelah menunggu massa pun dipersilahkan memasuki ruang sidang gedung dewan untuk menyampaikan tuntutan mereka.

 

 

Reporter : Kurnia Muhadi
Editot :
%d blogger menyukai ini: