Sekda Subhandhy Minta Menkop Bangun Rumah Produksi Bersama Olahan Kopi di Aceh Tengah

Menkop Teten Masduki didampingi Sekda Aceh Tengah Subhandhy meninjau tempat pengolahan kopi milik Koperasi Gayo High Land di Takengon, Jumat (25/2/2022).

Takengon | lingePost - Sekda Aceh Tengah Subhandhy meminta Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Teten Masduki membangun rumah produksi bersama untuk pengolahan kopi di daerah itu.

Subhandhy mengatakan permintaan tersebut sudah pernah disusulkan, namun akhirnya batal karena dialihkan untuk pembangunan rumah produksi hasil tanaman nilam oleh Pemerintah Aceh.

"Dengan kehadiran Bapak Menteri di sini, kami berharap bahwa rumah produksi bersama ini kembali dapat dialokasikan untuk Kabupaten Aceh Tengah, karena sangat dibutuhkan sekali," kata Subhandhy saat menerima kunjungan kerja Teten Masduki di Takengon, Jumat (25/2/2022).

Menkop Teten Masduki dalam hal ini menyampaikan bahwa program pembangunan rumah produksi tersebut memang masih terbatas untuk percontohan di beberapa daerah.

Menurutnya pembangunan rumah produksi ini juga harus berdasarkan usulan Bappenas dan Pemerintah Provinsi.

"Tadinya kami berpikir memang rumah produksi bersama itu bisa menjadi milik koperasi (Di Aceh Tengah) untuk mengolah dari (Kopi) cherry ke green bean, supaya standarisasinya bisa ditingkatkan," kata Teten Masduki.

"Cuma memang tahun ini baru lima percontohan, salah satunya di Aceh, nah waktu kami koordinasikan dengan Bappenas dan Provinsi yang diusulkan adalah nilam, salah satu unggulan nasionalnya. Jadi kami bangunkan dulu nilam untuk tahun ini, tapi tahun depan akan lebih banyak, nah mudah-mudahan kita bisa bangunkan," ujarnya.

Teten menjelaskan pembangunan rumah produksi bersama tersebut memang harus direncanakan dengan baik.

Karena itu dia meminta agar penentuan lokasi pembangunannya juga harus melalui musyawarah dan diputuskan secara bersama oleh seluruh pihak terkait, agar nantinya dapat dimanfaatkan dan difungsikan dengan baik.

"Karena nanti kita bangunkan bukan per koperasi, makanya penting konsolidasi satu Aceh Tengah ini, sehingga kita bisa bangunkan rumah produksi yang baik," tutur Teten.

 

Ant