Satu unit Rumah di Kampung Blanggele Hangus Terbakar

Satu unit rumah warga di Kampung Blanggele terbakar. (Foto FB warga Iklas Mahbengi).
pemilik rumah sedang berada di kebun saat rumah mereka dilalap api, bahkan hingga api dipadamkan.
Reporter : Kurnia Muhadi

Takengon (lingePost) - Satu unit rumah warga di Kampung Blanggele, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, hangus terbakar sekira pukul 15.00 WIB, Senin 28 Januari 2018.

Warga setempat menuturkan pemilik rumah sedang berada di kebun saat rumah mereka dilalap api, bahkan hingga api dipadamkan.

Api dilaporkan cepat membesar melahap bangunan rumah berkontruksi kayu tersebut.

Sebanyak tiga unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Reje Blanggele, Hasan Basri, kepada lingePost menjelaskan bahwa rumah yang terbakar tersebut berukuran 10x12 meter dihuni oleh dua KK, masing-masing atas nama Suratman dan Taufiq Gunawan.

Seluruh harta benda milik kedua kepala keluarga ini dilaporkan ikut hangus terbakar bersama bangunan rumah.

"Punya Suratman yang terbakar sepeda motor vespa satu unit, TV komplit, laptop satu, printer satu, kulkas satu, uang lebih kurang Rp 5 juta, surat-surat STNK-BPKB tiga unit, sertifikat kebun, dan seluruh peralatan rumah tangga," tutur Hasan Basri.

"Milik Taufiq Gunawan yang terbakar BPKB sepeda motor Shogun satu, TV komplit, kulkas satu, sertifikat rumah satu, uang Rp 7 juta itu pun uang julo-julo, dan peralatan rumah tangga," sebutnya.

Menurut Hasan Basri, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban.

"Mereka tadi berencana akan mendirikan tenda. Harapan kita secepatnya kita bantu karena ini musibah," kata Hasan Basri.

Sementara Kepala BPBD Aceh Tengah Thamrin El-Asri, kepada wartawan mengatakan pihaknya akan segera menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban yang rumahnya terbakar.

"Habis Ashar kita salurkan," kata Thamrin.

%d blogger menyukai ini: