Sarapan sesuai Rekomendasi Ahli Gizi

Ilustrasi anak sarapan (pixabay.com)

Masyarakat Indonesia banyak yang melewatkan sarapan. Alasannya beragam, mulai dari tidak merasa lapar hingga tidak memiliki cukup banyak waktu.

Guru besar pangan dan gizi IPB, Ali Khomsan dalam acara Koko Olimpiade pun membenarkan hal tersebut.

Ia menyebut bahwa hanya sekitar 31,2 persen orang dewasa yang sarapan setiap hari. Dari angka tersebut, hanya 7,2 persen yang memenuhi kebutuhan energi dari tubuh.

Padahal, sarapan yang mengandung nutrisi seimbang dapat menunjang performa kerja otak dan menurunkan berbagai risiko penyakit.

Lantas, sarapan seperti apakah yang direkomendasikan agar dapat memenuhi kebutuhan energi tubuh?

1. Sarapan dengan variasi makanan

Di Indonesia, khususnya daerah perdesaan, masih banyak orang dewasa yang mengkonsumsi satu variasi makanan.

Sebagai contoh, ia mengkonsumsi bihun dan perkedel serta bakwan. Satu variasi makanan ini dipercaya secara cepat diolah oleh tubuh sehingga menyebabkan seseorang menjadi cepat lapar.

Oleh karena itu, ini bukanlah sarapan yang dapat memenuhi kebutuhan energi tubuh.

2. Sarapan yang mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin

Selain bervariasi, makanan tersebut juga harus memiliki kandungan karbohidrat, protein dan vitamin.

Meski terdengar memakan banyak waktu untuk mempersiapkan seluruh sarapan, ini dipercaya dapat menjadi penyeimbang untuk seluruh bagian di dalam tubuh.

Anda dapat menggabungkan nasi dengan ikan dan wortel, misalnya. Ini sangat baik untuk menciptakan energi yang cukup bagi tubuh.

3. Sarapan dengan cereal whole grain

Selain pilihan dasar nasi atau mie, Anda dapat memilih sereal. Ini termasuk salah satu jenis makanan mudah yang kaya akan energi.

Namun, Anda harus berhati-hati dalam memilih. Whole grain harus menjadi perhatian karena dipercaya memiliki kandungan vitamin dan serat yang tinggi.

Apabila tak tersedia whole grain, Anda dapat mencampurkan sereal dengan kacang-kacangan dan buah sebagai pengganti kandungan whole grain.

(Tempo.co)

Source:Tempo.co
%d blogger menyukai ini: