Rp 6 Milyar Dianggarkan untuk Pengembangan Wisata Bener Meriah

Menurut Sarkawi kini desa-desa di Bener Meriah juga mulai ditata guna memperindah setiap desa. Masyarakat membuat taman desa dan menanam berbagai jenis bunga.

Redelong (lingePost) - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mulai serius menggarap sektor pariwisata.

Tahun ini pemerintah daerah setempat menganggarkan Rp 6 milyar untuk pengembangan sektor wisata ditambah Rp 1 milyar untuk penyelenggaraan Gayo-Alas Mountain International Festival (GAMIFest) tahun 2019 yang penutupannya digelar di Bener Meriah.

Plt Bupati Bener Meriah, Sarkawi, mengatakan daerahnya punya banyak destinasi wisata serta didukung dengan kekayaan seni budaya.

"Masyarakat kita juga terbuka, ramah, toleran, dan menerima siapa pun yang datang ke Gayo. Akses ke Bener Meriah juga semakin mudah dan cepat sekarang dengan adanya Bandara Rembele dan jalan darat melalui jalur KKA," tutur Sarkawi didampingi perwakilan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah di Jakarta, Yusradi Usman al-Gayoni, Senin 18 Februari 2019.

Menurut Sarkawi kini desa-desa di Bener Meriah juga mulai ditata guna memperindah setiap desa. Masyarakat membuat taman desa dan menanam berbagai jenis bunga.

"Dan menyiapkan tempat sampah," kata Sarkawi.

Sarkawi berharap kedepannya, wisatawan yang datang ke Bener Meriah akan merasa lebih nyaman, betah, dan akan kembali berkunjung ke Bener Meriah.

Pemerintah daerah setempat, kata Sarkawi, juga akan mengagendakan pertunjukan beragam atraksi budaya untuk lebih menarik minat kunjungan wisatawan.

"Tiap bulan ada kegiatan. Pacuan kuda tradisional Gayo bulan Januari. Rafting bulan ini. Bulan depan, ada festival durian. Sampai bulan Desember, ada even. Termasuk, tentu even GAMIFest. Ini ditetapkan jadi kalender of event selama satu tahun (2019)," sebutnya.

Pada akhirnya, kata Sarkawi, tujuan yang diharapkan adalah Kabupaten Bener Meriah akan semakin dikenal luas dan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

Reporter : Kurnia Muhadi
Editor  :
%d blogger menyukai ini: