Mahindra Group Diajak Investasi ke Gayo

Reporter : Kurnia Muhadi

Jakarta (lingePost) – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar rapat penerimaan kunjungan investor asal India yang tergabung dalam Mahindra Group di Ruang Rapat Pontianak BKPM, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Anggota Tim Pengembangan Kawasan Gayo-Alas Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Yusradi Usman al-Gayoni, yang ikut dalam pertemuan tersebut turut mengajak para investor untuk berinvestasi di Gayo.

Dalam paparannya, Yusradi, menyampaikan bahwa Gayo memiliki potensi besar di bidang pertanian meliputi wilayah Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, dan Kabupaten Gayo Lues.

“Gayo terkenal dengan kopinya mendunia, selain Saman yang sudah jadi warisan dunia, dan Lueser sebagai cagar biosfer dunia,” tutur Yusradi.

Dilanjutkannya, kebun kopi gayo merupakan yang terluas di Asia, mencapai luas sekitar seratus ribu hektar dan 95% masyarakat Gayo merupakan petani kopi.

“80% kopi gayo diekspor di antaranya ke Amerika, Eropa, dan sebagian negara Asia. 20% sisanya memasar pasar Nasional,” sebutnya.

Di samping kopi, kata Yusradi, Dataran Tinggi Gayo juga sangat potensial untuk jenis tanaman holtikultura, terpentin, sere wangi, cacao, tebu, dan jernang.

“Termasuk kalau diintegrasikan,  perternakan dan perikanan. Karenanya, Mahindra Group diajak berinvestasi ke Gayo dan nantinya menyesuaikan dengan sebelas sektor investasi Mahindra Group,” kata Yusradi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut  Sekretaris Jenderal Kementerian Tenaga Kerja RI, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Direktur Jenderal Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindusterian RI, dan Direktur Jenderal Perdagangan Kementerian Luar Negeri RI.

Selain itu juga hadir Kepala BPPK Kemenlu RI, Kepala Pusat P2K2 Aspasaf Kemenlu RI, Direktur Asselteng Kemenlu RI, Direktur Jenderal Kementerian Tenaga Kerja RI, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan RI, Gubernur Jawa Barat, Plt Gubernur Aceh, Plt Bupati Bener Meriah, Bupati Aceh Tengah, Bupati Gayo Lues, dan Ketua KADIN Aceh.

%d blogger menyukai ini: