Korban Gempa di Kawasan Tampui Trenggadeng Masih Minim Bantuan Logistik

Laporan : Kurnia Muhadi

Pidie Jaya – lingepost.com : Masyarakat korban gempa di kawasan Kampung Tampui, Kecamatan Trenggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, dilaporkan masih minim mendapatkan penanganan darurat pasca gempa, khususnya untuk kebutuhan logistik.

Warga Tampui, Lizayani, yang mengungsi ke kawasan Kampung Meu, Kecamatan Trenggadeng, kepada lingepost.com mengatakan bahwa hingga saat ini warga korban gempa di Kampung Tampui masih sangat membutuhkan bantuan berbagai kebutuhan sehari-hari untuk hidup di pengungsian.

Desa Tampui, kata Lizayani, berjarak sekira 7 kilometer dari Kecamatan Trenggadeng. Ia pun memilih untuk mengungsi ke tempat sanak keluarganya di Kampung Meu, karena merasa lebih nyaman.

“Banyak rumah rusak disana (Tampui). Jadi semuanya mengungsi, mungkin karena lokasinya jauh dari kota jadi masih kurang bantuan,” kata Lizayani kepada lingepost.com, Kamis 8 Desember 2016.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh, Thalib, warga Kampung Tampui yang langsung dihubungi oleh lingepost.com via seluler.

Thalib juga mengatakan bahwa kondisi warga disana masih kekurangan bantuan makanan.

“Ada logistik masuk namun masih minim. Sementara ada ratusan KK disini yang mengungsi pasca gempa,” kata Thalib .

Menurutnya, selain kebutuhan logistik, warga Tampui juga masih belum memiliki penerangan sejak listrik padam pasca gempa.

“Kalau malam ini sangat menyulitkan kami di pengungsian. Suasana gelap gulita,” tuturnya.

Pria ini berharap, pihak terkait bisa segera memaksimalkan bantuan kebutuhan warga di Desa Tampui selama masa panik pasca bencana.

 

%d blogger menyukai ini: