Hari keenam TMMD, Progres Pelebaran Jalan Wih Ilang Capai 100 Persen

TMMD ke 109 di Kampung Wih Ilang dan Kampung Pantan Musara di Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (28/9/2020).

Takengon | lingePost - Kegiatan pelebaran jalan Kampung Wih Ilang dan Pantan Musara di Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, mencapai progres 100 persen tepat di hari keenam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 oleh Kodim 0106 Aceh Tengah, Senin (28/9/2020).

Tanpa mengenal waktu dan lelah para prajurit TNI terus menggenjot pengerjaan pelebaran jalan penghubung antar kedua desa terpencil tersebut sehingga dapat rampung dalam batas waktu yang telah ditentukan.

Dandim 0106 Aceh Tengah Letkol Inf Teddy Sofyan selaku Dansatgas TMMD ke-109 mengapresiasi kerja para prajuritnya beserta satuan tugas lainnya dalam proses pengerjaan sasaran fisik tersebut.

Menurutnya pekerjaan tetap berjalan lancar meskipun kondisi cuaca pagi dan sore mendung. Teddy Sofyan juga mengapreasi peran masyarakat setempat yang kompak bekerjasama membantu anggota Satgas TMMD.

"Saya acungkan jempol kepada Anggota Satgas dan masyarakat yang dapat bekerjasama dan kompak dalam melaksanakan kegiatan fisik. Setiap hari masyarakat hadir dalam membantu anggota Satgas mengerjakan berbagai sasaran fisik demi kelancaran pada kegiatan TMMD ke-109 ini," kata Letkol Teddy Sofyan, Senin.

"Walaupun mereka kerja di bawah terik matahari tetapi tidak pernah saya lihat wajah capek dan lelah tergambar di raut wajah Anggota Satgas dan masyarakat tersebut. Mudah-mudahan kita semua selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja sehingga pekerjaan kita ini dapat terselesaikan dengan baik tanpa mendapatkan kendala," tambahnya.

Teddy menjelaskan selain progres pelebaran jalan yang sudah mencapai 100 persen, proses pengerasannya pun terus mengalami kemajuan dan hingga saat ini sudah mencapai progres 30 persen.

Sedangkan untuk pemasangan gorong-gorong kata Teddy capaian rata-ratanya sudah 50 persen.

"Untuk pembuatan jembatan juga progresnya sudah memasuki besaran 35 persen," sebut Teddy.

Sementara untuk sasaran kegiatan non fisik pada TMMD ini menurutnya saat ini baru dilakukan kegiatan Komsos dengan masyarakat.

Sedangkan untuk kegiatan lain seperti penyuluhan kesehatan, KB, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, hukum, terorisme, dan paham radikal, serta penyuluhan pertanian, pelaksanaanya masih menunggu perampungan kegiatan fisik.

"Belum dilaksanakan karena kegiatan masih difokuskan pada sasaran pengerjaan fisik," kata Letkol Teddy Sofyan.

 

HM

 

%d blogger menyukai ini: