Bupati Shabela Buka Kuliah Pembinaan SDM dan Kompetensi Dosen

Bupati Shabela Abubakar (Kiri) bersama Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof Dr H Muhammad Ali Ramdhani STP MT dan Rektor IAIN Takengon Dr Zulkarnain MA saat pembukaan Kuliah Pembinaan Penguatan SDM Dosen IAIN Takengon, Jumat (4/3/2022).

Takengon | lingePost - Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengatakan pentingnya pengembangan SDM dan kompetensi dosen dilakukan untuk dapat menghadirkan tenaga pengajar profesional di lingkungan perguruan tinggi.

"Sebuah keharusan bagi perguruan tinggi untuk mampu menghadirkan dosen yang profesional melalui pengembangan kompetensi dan SDM dosen," kata Shabela Abubakar.

Hal itu disampaikan Shabela saat membuka Kuliah Pembinaan dan Penguatan SDM Dosen pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon, Jumat sore (4/3/2022).

Menurutnya pengembangan SDM dan kompetensi dosen memiliki peran penting untuk ikut menentukan keberhasilan pendidikan di suatu perguruan tinggi.

"Kami yakin dengan adanya penguatan dan pengembangan kompetensi yang berkesinambungan akan menghasilkan profil dosen yang produktif dan memenuhi harapan publik," ujarnya.

Dalam hal ini Shabela berharap IAIN Takengon dapat terus berupaya dan memiliki langkah-langkah strategis untuk tujuan pengembangan kualitas dosen di kampus tersebut, baik dari segi kemampuan akademik maupun orientasi ilmiah.

"Agar menjadi keunggulan tersendiri bagi IAIN Takengon. Para dosen perlu dirangsang dan diasah secara terus menerus, diantaranya melalui berbagai kegiatan pelatihan, penguatan, pendampingan, dan pengembangan," tutur Shabela.

Rektor IAIN Takengon Dr Zulkarnain MA dalam hal ini menyampaikan bahwa pengembangan SDM dan kompetensi dosen merupakan program prioritas utama untuk dapat menghadirkan lembaga pendidikan tinggi profesional, unggul, dan mampu bersaing.

Dia menyebut saat ini ada sebanyak 145 dosen di IAIN Takengon. Terdiri dari dosen tetap PNS sebanyak 106 orang dan dosen tetap PPPK sebanyak 39 orang.

Dari total jumlah tersebut kata Zulkarnain sebanyak 31 dosen diantaranya sudah berkualifikasi pendidikan Doktor (S3) dan ada sebanyak 30 dosen lainnya sedang dalam proses penyelesaian pendidikan Doktor.

"Adalah prioritas kami untuk melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas dosen melalui berbagai program penguatan dan pengelolaan SDM agar dapat mewujudkan PTKIN berdaya saing dengan keunggulan sebagai cyber science university," kata Zulkarnain.

 

KM