Bupati Pantau Langsung Penyekatan PPKM di Perbatasan Aceh Tengah

Bupati Shabela Abubakar memantau penyekatan PPKM Level III di ruas Jalan Takengon-Bireuen, Jumat (6/8/2021).

Takengon | lingePost - Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar memantau langsung penyekatan PPKM Level III di ruas Jalan Takengon-Bireuen tepatnya di kawasan Pos Retribusi Bukit sebagai salah satu pintu masuk menuju kota Takengon, Jumat (6/8/2021).

Shabela menyampaikan pihaknya ingin memastikan pembatasan orang masuk ke daerah itu telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Ini kami dadakan, karena ada informasi petugas di sini lalai, ada yang mengatakan kasar, maka kita coba pantau, bagaimana petugas dalam melayani masyarakat," kata Shabela Abubakar di sela peninjauan, Jumat siang.

"Karena ini juga hari Jumat, biasanya banyak pengunjung yang datang untuk liburan Sabtu Minggu, makanya kita pantau," ujarnya.

Shabela menuturkan bahwa saat ini Kabupaten Aceh Tengah masih dalam status sebagai daerah zona merah COVID-19 dan memberlakukan PPKM Level III.

Setiap orang yang akan memasuki daerah ini diminta untuk menunjukkan surat vaksin atau swab antigen di pos pintu masuk atau jika tidak akan diputar balik.

"Ini sudah ketentuan nasional, jadi kita hanya menjalankan saja di daerah masing-masing. Dan ada kewenangan untuk itu diberikan oleh pusat maupun provinsi," tutur Shabela.

"Saya kira ini (Penyekatan) masih berlaku dalam seminggu ke depan, mungkin masih kita perpanjang lagi. Dengan segala resiko yang harus kami hadapi," tambahnya.

Sementara Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat dalam hal ini menyampaikan bahwa pembatasan orang masuk ke Aceh Tengah saat ini penting dilakukan demi dapat mengontrol penyebaran COVID-19 di daerah itu.

Penyekatan kata dia adalah cara efektif untuk dapat memfilter setiap orang yang akan memasuki Aceh Tengah.

"Ini merupakan bagian dari strategi untuk mengurangi tingkat penyebaran COVID-19 saat ini. Di sinilah tempatnya untuk kita bisa memfilter, karena kita tidak tahu kondisi setiap orang yang datang," kata Sandy Sinurat.

"Tentunya Polres Aceh Tengah yang merupakan bagian dari Satgas COVID-19 Aceh Tengah mendukung penuh semua kebijakan yang sudah diambil untuk bisa menjaga atau pun mengontrol perkembangan COVID-19 yang terjadi di Aceh Tengah," tuturnya.

 

KM

 

%d blogger menyukai ini: