Bupati Aceh Tengah Harap Guru Tetap Produktif di Masa Pandemi

Bupati Shabela Abubakar membuka Konferensi XXII PGRI Kabupaten Aceh Tengah di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Sabtu (5/12/2020)

Takengon | lingePost -Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar berharap para guru senantiasa melakukan pengkajian pengembangan program pendidikan dan berupaya tetap produktif walau di masa pandemi COVID-19.

Shabela berharap melalui wadah PGRI para guru juga dapat terus mencetuskan program-program untuk memajukan pendidikan di Aceh Tengah.

"Kami mengimbau agar kembali pada kearifan lokal, seperti adanya tradisi menyerahkan anak ke guru yang telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Gayo. Dapat dihadirkan kembali dalam bentuk inovasi ketika menjalankan program pendidikan," kata Shabela Abubakar saat membuka Konferensi XXII PGRI di Gedung Olah Seni Takengon, Sabtu (5/12/2020).

Shabela juga berpesan agar kepengurusan PGRI mendatang siap dengan segala persoalan, masalah, dan tantangannya.

Menurutnya pemerintah daerah juga akan berupaya untuk penyediaan fasilitas yang dibutuhkan guna dapat menunjung kinerja organisasi tersebut.

"Terkait gedung kita akan berupaya menyediakan sebagai penunjang kegiatan PGRI," tutur Shabela.

Sementara Ketua PGRI Provinsi Aceh Al Munzir dalam hal ini menyampaikan bahwa PGRI Kabupaten Aceh Tengah merupakan cabang kabupaten yang aktif secara organisasi dalam menjalankan program-program PGRI.

Karena itu dia juga sangat mengharapkan agar ke depannya PGRI di Aceh Tengah dapat memiliki gedung sekretariatnya sendiri.

"Kiranya Bapak Bupati bersedia membantu mewujudkannya," kata Al Munzir.

 

KM
%d blogger menyukai ini: