Bisnis Antara Suami Dan Istri

Bisnis Antara Suami Dan Istri

Sukses menjalankan bisnis merupakan suatu prestasi dan kebanggaan bagi anda para pemiliki bisnis yang membuka Usaha Sampingan Tanpa Modal maupun yang berinvestasi dengan modal yang cukup besar. Namun, jika bisnis tersebut dikelola oleh  sang istri dan bisnis yang dikelola oleh sang istri rupanya lebih berhasil mendapatkan keuntungan yang besar dibanding dengan pendapatan sang suami, ini bisa memunculkan konflik-konflik kecil di rumah tangga anda.

Sudah menjadi kewajibanya bahwa sepasang manusia yang menikah, laki-lai dan perempuan memiliki tanggung jawab masing-masing setelah menikah. Tugas suami adalah bekerja mencari nafkah setiap harinya, sementara tugas istri adalah di rumah untuk mengurus rumah dan juga mengurus anak-anak mereka kelak. Namun, saat ini sudah menjadi hal yang tidak asing lagi jika wanita juga ikut bekerja atau membuka sebuah bisnis untuk membantu menyokong kehidupan rumah tangga bersama.

Saat ini seorang wanita yang memilih karir sebagai pebisnis setelah menikah sudah banyak. Mereka berfikir jika dengan menjadi pengusaha, waktu mereka akan lebih banyak untuk keluarga dibandingkan hanya dihabiskan untuk bekerja di kantor. Mereka memilih bisnis juga karena beberapa dari mereka menyukai bisnis dan memiliki passion di bidang tersebut. walaupun istri memiliki usaha sendiri, sang suami tetap berkewajiban untuk memberi nafkah kepada istrinya berupa uang yang diberikan untuk keperluan mereka bersama. Adapun penghasilan istri dari hasil usahanya, bisa ditabungkan juga untuk keperluan lainya.

Bagaimana jika yang terjadi adalah muncul masalah kesenjangan antara suami dan istri akibat dari masalah keuangan pribadi mereka. Bukan karena tidak memiliki uang untuk membantu menunjang rumah tangga mereka, namun karena pendapatan sang istri dari hasil usahanya, ternyata lebih besar dibandingkan pendapatan suami dari hasil bekerja. Hal ini perlu diwaspadai karena bisa memicu konflik antara suami dan istri nantinya.

Bisnis istri yang sukses belum tentu tanpa masalah, namun bila salah satu masalahnya adalah karena kesenjangan antara istri dan suami ini, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, sebelum masalahnya menjadi semakin besar. Dikutip dari majalah sekar berikut ulasanya:

 

Buat Kesepakatan Awal

Sebaiknya anda membuat kesepakatan dengan pasangan anda jauh hari sebelum bisnis yang anda inginkan dimulai. Buat kesepakatan dengan suami anda seperti apakah anda diijinkan untuk menjalankan usaha yang anda tersebut. kemudian buat kesepakatan juga dengan suami, jika kelas usaha anda menjadi besar dan memiliki keuntungan yang besar juga, maka apa yang harus dilakukan terkait uang yang didapatkan istri dari hasil usaha yang sudah berhasil tersebut. saat usaha atau bisnis yang anda jalankan sebagai istri menjadi berkembang dan besar, nantinya anda akan memerlukan partner yang bisa dipercaya. Orang yang bisa dipercaya dalam hal ini tidak lain adalah suami anda sendiri.

 

Diskusikan peran masing-masing

Walaupun suami sibuk bekerja di luar, namun ketika anda sebagai istri memutuskan untuk berbisnis, suami anda juga berperan di dalamnya. Ketika bisnis sudah berjalan, maka diskusikan peran masing-masing dalam bisnis tersebut dengan jelas. Hal ini penting untuk didiskusikan bersama karena jika tidak dapat memunculkan masalah masalah kecil ketika mengelola usaha tersebut kedepanya. Sebagai contoh pasangan suami istri Inul Daratista dan Adam. Inul mengelola usaha karoke vista, inul tetap menjadikan suaminya sebagai pemimpin namun di belakang layar, dan bertugas untuk dekorasi, pencarian alat dan lain sebagainya. Sementara inul bertindak di depanya, sebagai maketing dan juga icon dari usahanya.

 

Jabatan yang tepat untuk suami

Seperti keadaan bisnis Inul daratista dan juga suaminya, dalam hal bisnis ini suami sebaiknya memegang jabatan yang tepat dan sesuai dengan keahlianya. Misalkan suami anda suka berbicara atau sedikit talkactive maka anda bisa menjadikanya pimpinan marketing usaha anda. Atau jika suami anda pandai mengatur keuangan, dia juga bisa menjadi manajer keuangan di usaha tersebut. jangan paksakan suami anda menduduki jabatan yang tidak sesuai dengan keahlianya.

 

Selesaikan Masalah Secara Cerdas

Masalah akan selalu ada termasuk dalam mengelola bisnis bersama pasangan anda. Biasanya masalah akan timbul karena perbedaan pendapat dalam mengambil keputusan bisnis anda. Sebaiknya anda dan suami juga bersifat professional dalam usaha anda berdua. jika memang ada masalah kecil ataupun besar dalam usaha anda, sebaiknya selesaikan sebelum anda tiba di rumah. Jangan campur adukan masalah di rumah dengan masalah usaha anda berdua. selesaikan masalah bisnis anda dengan cerdas. Utamakan komunikasi yang baik antara anda berdua.

 

Sepakati Sistem Gaji

Sikap professional dalam menjalan usaha akan berpengaruh dalam system penggajian. Di rumah mungkin suami kita adalah kepala keluarga yang menjadi pemimpin di rumah. Di dalam bisnis tentunya semua berjalan sesuai aturan. Saat anda menunjuk suami anda dengan jabatan tertentu, berikan juga dia gaji yang sesuai dengan jabatanya tersebut. dengan begitu semuanya akan berjalan dengan baik, suami juga akan selalu bekerja keras sama-sama untuk mengembangkan usaha tersebut.

 

Komunikasi yang baik dan terbuka antara suami dan istri sangat penting dalam hal ini. dari hal kecil hingga hal besar, anda dan suami harus diskusikan. Apa yang tidak disukai sebaiknya jangan dipaksakan. Apa yang menjadi baik untuk kedepanya maka lakukan saja. Mengelola usaha rumahan bersama suami tentunya akan lebih mudah untuk mengembangkanya di kemudian hari. Semoga bermanfaat.

%d blogger menyukai ini: