Bertemu Sarkawi, Ibu Jokowi Cerita Kenangannya tentang Gayo

Plt Bupati Bener Meriah Sarkawi bertemu Sudjiatmi di kediaman ibu Presiden Jokowi tersebut di Solo, Jawa Tengah, Selasa.
Sudjiatmi bercerita kenangannya saat berkunjung ke Tanoh Gayo untuk menjenguk Jokowi yang saat itu berkerja di Tanoh Gayo selepas kuliah dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.
Reporter : Yusradi Usman al-Gayoni

Solo (lingePost) - Plt Bupati Bener Meriah Sarkawi memenuhi undangan dari Ibu Presiden Jokowi, Sudjiatmi, ke Solo, Jawa Tengah, Selasa 29 Januari 2019.

"Ini merupakan kunjungan balasan dari kedatangan keluarga besar Presiden Jokowi di Tanoh Gayo, saat penutupan pacuan kuda tradisional Gayo di Kabupaten Bener Meriah, tanggal 13 Januari 2019 yang lalu," kata Sarkawi di kediaman Ibu Presiden Jokowi, di Solo, Selasa.

Pertemuan tersebut, ungkap Sarkawi, berlangsung hangat di mana Ibu Sudjiatmi bercerita kenangannya saat berkunjung ke Tanoh Gayo untuk menjenguk Jokowi yang saat itu berkerja di Tanoh Gayo selepas kuliah dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Dilanjutkan Sarkawi yang didampingi isteri dan rombongan dari Bener Meriah, isteri mendiang Noto Mihardjo itu, menyampaikan bahwa akan menjaga hubungan dengan Tanoh Gayo dan akan mendukung penuh pembangunan di wilayah tengah Aceh.

"Saat ini, Jokowi menghadapi serangan hoax yang luar biasa. Saya harap, Jokowi tetap sabar, sederhana, dan tidak membalas," harapnya, sambil meneruskan, "Alhamdulillah, saya ibu kandung Jokowi. orang Jawa asli, bukan PKI. Kami aktif di pengajian muslimah NU."

Menurut Sarkawi, keluarga Jokowi terlihat sangat sederhana untuk ukuran keluarga presiden. Rumahnya, lanjutnya, tidak memakai pengawalan ketat dan masyarakat sekitar bebas beraktifitas seperti layaknya bertetangga.

"Kami merasa sangat bahagia dan disambut sangat hangat serta disuguhi hidangan yang dimasak langsung Ibu Sudjiatmi," sebut Sarkawi.

Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Sarkawi menyerahkan beberapa foto kenangan Jokowi saat berkerja di Tanoh Gayo dan cindera mata dari Tanoh Gayo ke Ibu Sudjiatmi.

%d blogger menyukai ini: