Berbagai Harga Komoditi Pasar di Bener Meriah Melonjak

Ilustrasi

Laporan : Kurnia Muhadi

REDELONG - lingepost.com : Harga berbagai komoditi pasar melonjak naik dalam sepekan terakhir di Pasar Pondok Sayur, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

Informasi yang berhasil dihimpun lingepost.com, Selasa (15/3), sejumlah komiditi pasar yang mengalami kenaikan harga diantaranya, bawang putih dari harga Rp 24 ribu/kg naik menjadi Rp 30 ribu/kg, bawang merah dari harga sebelumnya Rp 28 ribu/kg melonjak Rp 40 ribu/kg, cabe merah Rp 25 ribu/kg naik Rp 35 ribu/kg, cabe rawit dari Rp 20 ribu/kg menjadi Rp 30 ribu/kg, tomat Rp 5 ribu/kg naik menjadi Rp 7 ribu/kg, kentang dari harga Rp 7 ribu/kg naik Rp 10 ribu/kg.

Sumber lingepost.com yang sehari-hari berbelanja di Pasar Pondok, Putra, menyebut lonjakan harga berbagai komoditi tersebut mulai terjadi sejak sepekan terakhir.

Pria yang bekerja di rumah makan ini mengaku tidak mengetahui penyebab dari melonjaknya harga.

"Gak tahu kenapa naik. Kita hanya belanja aja tiap hari untuk kebutuhan cafe," ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bener Meriah, Suarman, saat dikonfirmasi lingepost.com mengatakan kenaikan harga komoditi pasar biasanya terjadi karena adanya peningkatan permintaan di tengah masyarakat.

"Kalau untuk penyebab kenaikan harga biasanya begitu, berlaku hukum pasar tentang penawaran dan permintaan. Saya kira kebutuhan masyarakat untuk komoditi pasar dalam sebulan terakhir memang meningkat dengan banyaknya kegiatan seperti pesta pernikahan," kata Suarman kepada lingepost.com, Selasa (15/3).

Suarman mengaku pihaknya juga selalu memantau dan menerima laporan terkait harga maupun pasokan komoditi di pasar pada setiap minggunya.

Menurutnya, jika pun ada lonjakan harga komoditi pasar yang terjadi dalam sepekan terakhir, masih dalam batas wajar seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

"Saya memang biasanya menerima laporan perminggu tentang harga-harga pasar. Tapi untuk minggu ini laporannya baru masuk besok. Saya lihat dulu laporannya besok," ucap Suarman.

%d blogger menyukai ini: