39 Orang di Aceh Tengah Jadi Korban Gigitan Anjing liar

Ilustrasi anjing rabies.

Takengon | lingePost - Sebanyak 39 orang di Kabupaten Aceh Tengah menjadi korban gigitan anjing liar sepanjang Maret 2022.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah dr Yunasri mengatakan kasus gigitan anjing liar di daerah itu semakin meningkat dalam dua pekan terakhir ini dengan laporan kasus sebanyak 26 korban gigitan anjing.

"Memang kita lihat data dalam dua pekan terkahir ini angkanya meningkat, ada 26 kasus gigitan anjing liar ini. Kalau sepanjang Maret 2022 ada 39 kasus," kata Yunasri, Senin (28/3/2022).

Menurutnya setiap pasien gigitan anjing liar tersebut sudah ditangani dengan pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) untuk menghindari kemungkinan penularan virus rabies dari hewan liar.

Di Aceh Tengah sendiri kata dia ada dua titik Pusat Rabies Center yaitu di RSUD Datu Beru Takengon dan Puskesmas Lut Tawar.

"Kasus yang terjadi kebanyakan adalah gigitan anjing liar, makanya pasien harus divaksin, sebanyak tiga kali. Tapi kalau anjing itu ada pemiliknya dan sudah divaksin oleh pemiliknya, maka pasien gigitan anjing tidak perlu lagi divaksin, hanya perlu diobservasi saja," tutur Yunasri.

Tingginya kasus gigitan anjing liar ini juga menjadi sorotan tersendiri masyarakat di Aceh Tengah dalam beberapa hari terakhir. Bahkan masyarakat menyebutnya sebagai kasus gigitan anjing gila.

Pihak terkait diharapkan dapat melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi lagi kasus serupa guna menghindari adanya korban-korban lainnya dalam kasus ini.

 

KM